Resume rapat manajemen SMK Negeri 1 Sumatera Barat menyikapi permasalahan pembelajaran On-Line dan strategi pembelajaran di situasi COVID 19

Thursday - 09/04/2020 23:33
Dengan dikeluarkannya surat Edaran Mentri Pendidikan Nasional Nomor 3 tahun 2020 tentang pencegahan corona virus disease (covid- 19) pada satuan pendidikan dan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dengan Nomor : 443/552/Sek-2020 terkait hal yang sama, maka Sekolah SMK Negeri 1 Sumatera Barat menindak lanjuti dengan langkah pencegahan sesuai prosedur yang ditentukan. tentang masa perpanjangan darurat bencana berlaku selama 91 hari, terhitung tanggal 29 Februari hingga 29 Mei 2020.
Resume rapat manajemen SMK Negeri 1 Sumatera Barat menyikapi permasalahan pembelajaran On-Line dan strategi pembelajaran di situasi COVID 19
BERITA HUMAS/HUBIN
SMK Negeri 1 Sumatera Barat

Resume rapat manajemen SMK Negeri 1 Sumatera Barat menyikapi permasalahan pembelajaran On-Line dan strategi pembelajaran di situasi COVID 19


Nora Margaret, S.Si, M.Pd (Wakil Manajemen Mutu / Humas SMK Negeri 1 Sumatera Barat)

Dengan dikeluarkannya surat Edaran Mentri Pendidikan Nasional Nomor 3 tahun 2020 tentang pencegahan corona virus disease (covid- 19) pada satuan pendidikan dan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dengan Nomor : 443/552/Sek-2020 terkait hal yang sama, maka Sekolah SMK Negeri 1 Sumatera Barat menindak lanjuti dengan langkah pencegahan sesuai prosedur yang ditentukan. Demikian juga berdasarkan instruksi perpanjangan status darurat bencana tertera dalam Surat Keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13.A Tahun 2020, tentang masa perpanjangan darurat bencana berlaku selama 91 hari, terhitung tanggal 29 Februari hingga 29 Mei 2020.
                      

                    

Menyikapi informasi dalam pembelajaran di situasi Covid 19, manajemen SMK Negeri 1 Sumatera Barat mengadakan rapat pada hari Kamis, tanggal 09 April 2020. Rapat juga beragendakan pembicaraan mensinkronkan anggaran untuk program-program yang tidak bisa dilaksanakan dan harus dialihkan untuk pemenuhan kondisi tanggap darurat bencana Covid 19 yang tertuang di RKAS 2020.  Rapat yang dihadiri manajemen mulai dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah , Ketua Program Keahlian, Kepala Tata Usaha serta Perwakilan Guru Muatan Nasional dan Kewilayahan serta Guru Produktif juga sempat dihadiri oleh Sekretaris Dinas pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Drs. Syofrizal, B.MT yang tengah melakukan Kunjungan dan Tinjauan ke SMK Negeri 1 Sumatera Barat.

Dalam Kesempatan itu, beberapa arahan disampaikan terkait bagaimana guru seharusnya mengelola pembelajaran di situasi Covid 19, dan sekaligus petunjuk untuk menganggarkan kegiatan serta program sekolah yang benar-benar harus memperhatikan kondisi yang memungkinkan pelaksanaan program di situasi Covid 19.
Dalam mengelola pembelajaran, hal yang  paling utama adalah sekolah harus memperhatikan arahan dan petunjuk mulai dari kementrian pendidikan dan kebudayaan serta arahan dan petunjuk dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat.
Berikut beberapa Resume Pengelolaan Pembelajaran berdasarkan hasil rapat dan arahan Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Drs. Syofrizal, B.MT :
  1. Guru harus mempedomani instruksi dan press release terkait pengelolaan pembelajaran sebagaimana situs yang dapat dilihat berikut ini :
    1. https://smknegeri1sumbar.sch.id/en/news/pengumuman/surat-khusus-kepada-para-siswa-dari-nadiem-makarim-55.html
    2. https://smknegeri1sumbar.sch.id/en/news/pengumuman/perluas-akses-belajar-di-masa-covid-19-mendikbud-luncurkan-program-belajar-dari-rumah-62.html
    3. https://news.detik.com/berita/d-4971923/mendikbud-nadiem-soroti-guru-beri-tugas-berlebihan-saat-corona
    4. https://smknegeri1sumbar.sch.id/en/news/pengumuman/nadiem-dana-bos-boleh-dipakai-untuk-subsidi-kuota-internet-bagi-guru-dan-siswa-63.html
 
  1. Anggaran yang harus di buat dan di susun dalam RKAS 2020 benar-benar harus memenuhi dan memperhatikan Situasi Kondisi Covid 19, mungkin dan tidak dilaksanakan serta urgensi dan kepentingan mendesak yang harus diutamakan, mempedomani Juknis BOS 2020 serta Juknis/Juklak yang relevan untuk anggaran yang berasal dari Komite.
  2. Pengelolaan pembelajaran di situasi Covid 19, melalui pembelajaran On-line tetap harus dilakukan dengan prinsip tidak membebani bagi peserta didik yang memiliki keterbatasan fasilitas pendukung pembelajaran On-line (tidak dipaksakan untuk seluruh siswa, tujuan pengelolaan pembelajaran On-line dilakukan untuk memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi para siswa dan diniatkan untuk para guru sebagai wujud pelaksanaan pemenuhan kewajiban melakukan pembimbingan dalam situasi darurat bencana Cpvid 19)
  3. Dianjurkan Guru untuk membuat konten pembelajaran dengan materi yang ringan dan mampu diterima siswa baik melalui video tayang, ataupun bahan bacaan, LKPD  yang tidak harus sepenuhnya memenuhi beban kurikulum. Bagi guru mata pelajaran produktif dapat sharing informasi melalui video animasi pelaksanaan praktek yang tidak dipaksakan pengadaannya (Bisa diambil via YouTube, ataupun video praktek langsung, atau juga penjelasan teknis dan lain sebagainya yang sifatnya tidak mengikat, karna yang dianjurkan pemerintah pada saat ini adalah kita mampu menjaga kesehatan pribadi dan lingkungan dengan baik). Dapat konten pembelajaran hal-hal terkait kewaspadaan untuk memelihara diri dan lingkungan dalam memutus mata rantai Covid 19. Hal ini diserahkan sepenuhnya kepada guru dengan kemampuan pedagogik, professional dan sosiial yang seharusnya dimiliki oleh seorang Guru.
  4. Fasilitas sekolah berupa website dan pustaka On-line yang sudah ada, serta aplikasi lainnya yang mendukung pembelajaran On-line dapat dimanfaatkan dengan mengunjungi laman https://smknegeri1sumbar.sch.id/. Instruksi dan arahan serta edaran resmi baik dari Kementrian serta Dinas Pendidikan akan di unggah pada laman ini serta dilakukan update terkait situasi dan tanggap darurat bencana covid 19. Sosialisasi penggunaan dan pemanfaatan akan disusun dalam bentuk format PDF dan video sharing yang akan diunggah kemudian lewat media Whats App dan Web.
  5. Teknis pembelajaran On-line yang akan dilakukan sepenuhnya diserahkan kepada Guru dengan kemampuan pengelolaan yang dimiliki, baik menggunakan whats app, berbasis web dan lain sebagainya. Sekolah akan memfasilitasi sosialisasi dalam waktu dekat untuk kemampuan guru dalam pengelolaan pembelajaran On-line (tanpa pemaksaan, ditujukan kepada guru yang mampu dan mau untuk melakukan inovasi serta upgrade ilmu dalam pengelolaan pembelajaran On-line berbasis IT)
  6. Penilaian dilakukan dengan pertimbangan yang matang dan harus melihat situasi dan kondisi siswa yang tidak dapat melaksanakan tugas akibat tidak adanya fasilitas pembelajaran yang diperlukan dalam pembelajaran online. Berikan pemahaman hal ini agar siswa masih bisa memperoleh pengalaman belajar tanpa beban dengan prinsip merdeka belajar.
  7. Jika kondisi berlanjut sampai dengan akhir semester, guru harus bijak menyikapi situasi dengan arahan yang jelas dari pihak sekolah berupa surat edaran yang dapat dipedomani dalam situasi ini.
  8. Tidak ada pemaksaan aturan yang tegas dari pihak manajemen terutama terkait mutu pelaksanaan dan kurikulum, dikarenakan instruksi dari Mentri Pendidkan dan Kebudayaan yang harus dipedomani dalam setiap proses dan tindakan yang diambil.
Mengingatkan kembali prinsip Pembelajaran di SMK yang dirancang dengan pendekatan berbasis pada kompetensi, pendekatan berbasis pada produksi dan pendekatan berbasis di dunia kerja. Pembelajaran berbasis pada kompetensi adalah pembelajaran yang ditekankan untuk membekali kompetensi secara tuntas kepada peserta didik yang mencakup aspek sikap (attitude), pengetahuan (knowledge) dan ketrampilan (skill). Pembelajaran berbasis produksi adalah pembelajaran yang ditekankan pada pemerolehan hasil belajar berupa barang jadi atau jasa sesuai dengan standar dunia industri atau dunia usaha.

Sedangkan pembelajaran berbasis di dunia kerja mengarahkan peserta didik dapat meningkatkan kompetensinya melalui dunia kerja. Pembelajaran di dunia kerja ini, peserta didik harus melakukan kegiatan pembelajaran sesuai dengan persyaratan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja.
Pembelajaran merupakan suatu proses pengembangan potensi dan pembangunan karakter peserta didik sebagai hasil sinergi antara pendidikan yang berlangsung di sekolah, keluarga dan masyarakat. Proses tersebut memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki menjadi kemampuan yang semakin lama semakin meningkat dalam sikap (spiritual dan sosial), pengetahuan, dan keterampilan yang diperlukan untuk kehidupan dirinya dan kehidupan bermasyarakat pada umumnya, berbangsa, serta berkontribusi pada kesejahteraan hidup umat manusia.

Dalam situasi ini, idealisme tentang prinsip pembelajaran di SMK tentu belum bisa dilaksanakan secara optimal, tetapi niat dan upaya selalu dinilai oleh Pengendali Alam Semesta agar kita bisa sabar dan terus berupaya  untuk memaksimalkan kebermanfaatan dalam dunia Pendidikan.
Demikian berita tentang resume rapat manajemen terkait Pelaksanaan Pembelajaran di situasi Covid 19.
Wassalam & Thank You.

Let us know what you think


Please give us feedback so we can provide content that’s truly useful and helpful. Thanks!

 

Author: Manajemen Humas Online SMK Negeri 1 Sumatera Barat

Total notes of this article: 0 in 0 rating

Click on stars to rate this article

  Reader Comments

Security Code   

Newer articles

Older articles

Brosur PPDB 2020
pemisah
Formulir PPDB 2020
pemisah
You did not use the site, Click here to remain logged. Timeout: 60 second